Review Revlon Parfumerie Wintermint by Fidhi

Revlon Parfumerie Scented Nail Enamel adalah cat kuku dengan pilihan warna terang, berkilau dan mudah diulaskan untuk hasil warna sempurna, yang setelah kering memberikan aroma parfum yang tahan sepanjang hari. 

Harga : ,-

“Secara keseluruhan, kuteks Revlon Parfumerie Wintermint ini patut dicoba. Dengan kelebihannya yaitu beraroma mint segar, cepat kering, warna dan botolnya lucu serta glitter tersebar dengan baik, nggak numpuk.”

Saya memiliki kuku yang kurang cantik. Awalnya ini karena kebiasaan buruk saya yaitu hobi gigitin kuku waktu saya masih kecil. Imbas dari kebiasaan buruk itu adalah bentuk kuku saya jadi bantet-bantet, walaupun udah nggak suka lagi gigitin kuku. Nah, untuk orang-orang berkuku bantet saya sarankan, mari lah berbangga hati dari pada ditutup-tutupin. Karena itu, kebiasaan saya yang tadinya gigitin kuku, sekarang jadi kebiasaan molesin kuku (pake nail polish/kuteks) dalam rangka mengekspos kuku bantet ini.

Saya nemu di Yukcobain, ada tawaran untuk mereview kuteks Revlon Parfumerie Wintermint. Pertamanya, saya tertarik karena warnanya hijau--saya nggak suka kuteks yang mengandung unsur merah. Selain itu, yang bikin saya tertarik lagi adalah karena ini kuteks yang beraroma mint--bukan cuman aroma alkohol seperti kuteks biasanya--jadilah saya cobain.

Dari warnanya, hijau mint dengan shimmering metalik plus gliter warna biru. Warnanya agak mirip sama The Faceshop yang hijau metalik biru (tanpa glitter), dan memberikan feel "mermaid di laut". Saya suka banget warnanya. Terutama untuk orang berkulit kusam, warna kuteks ini bisa bikin kulit keliatan cerah. Apalagi kalo dipakai sama yang kulitnya sudah cerah dari sananya. Dari aromanya, ketika saya masih memoleskan kuteks di kuku, tercium aroma mint segar sekaligus aroma alkohol. Kemudian setelah selesai dipoles dan kering, hanya tersisa aroma mint yang tidak tajam dan bikin saya bolak balik menciumi kuku saya. Namun, sayangnya aroma mint dari kuteks ini hanya bertahan seharian saja di kuku.

Dari segi tekstur, untuk sekali poles di kuku masih terlalu tipis, jadi saya pakai dua lapis biar kuku bantet saya ini semakin terekspos. Tapi, keuntungan dari kuteks tipis bergliter adalah, kuteks ini bisa dijadiin topper di warna kuteks yang lain. Berhubung ini shimmery sekaligus glittery, jadi jelas akan berdampak ke tekstur kuteks yang lebih kasar dibandingin tekstur kuteks yang tidak berglitter. Setelah melapisinya 2x, saya melapisi lagi dengan top coat biar keliatan lebih rapi. Tapi bagi yang lebih suka dengan matte look, nggak pake top coat pun sudah cukup.

Dari bentuk fisik, menyerupai botol parfum miniatur tapi sayangnya kurang ergonomis. Bentuk tutupnya yg bulat dan kecil ternyata nggak nyaman dipegang. Tutup botol kuteks kenapa pada umumnya dibuat agak panjang karena si pemakai kuteks butuh tumpuan yang nyaman untuk memoleskan kuteks di kuku yang hanya bagian kecil dari jari. Jadi poin untuk Revlon Parfumerie Wintermint ini berkurang karena bentuk tutup botolnya yang kurang ergonomis. Selain tutup botolnya yang kurang ergonomis, ukuran kuasnya juga agak kecil. Untuk satu lapis nggak bisa dilakukan dengan satu atau dua kali poles saja, sehingga makan waktu lebih banyak.

Secara keseluruhan, kuteks Revlon Parfumerie Wintermint ini patut dicoba. Saya penasaran dan akan coba aroma dan warna lainnya.

Kelebihan:

  • Beraroma mint segar
  • Cepat kering. Untuk lapisan pertama kurang dari 1 menit, lapisan ke-2 sekitar 2 sampai 3 menit.
  • Warnanya lucu! Bisa bikin kulit lebih cerah.
  • Glitter tersebar dengan baik, nggak numpuk.
  • Botolnya juga lucu, kayak parfum miniatur.

Kekurangan:

  • Tutup botol tidak ergonomis
  • Di hari ke 3 kuteks sudah mengelupas. Bisa diakali dengan top coat biar lebih tahan lama.
  • Tipis dengan 1x lapis saja. Harus 2x lapis, atau bisa dijadiin pelapis untuk kuteks warna lain.
  • Kuas terlalu kecil sehingga kurang efisien waktu pemakaiannya
  • Ketahanan aromanya hanya sehari (tapi tetep menyenangkan)
gambar review ke-1 untuk Revlon Parfumerie Wintermint gambar review ke-2 untuk Revlon Parfumerie Wintermint gambar review ke-3 untuk Revlon Parfumerie Wintermint gambar review ke-4 untuk Revlon Parfumerie Wintermint

Review tentang Revlon Parfumerie Wintermint ini dibagikan oleh Fidhi. Kenalan dengan Fidhi lebih lanjut lewat akun berikut.

Tertarik menjadi reviewer dan mencoba barang secara gratis? Ikutan program Get Items sekarang

Saya memiliki kuku yang kurang cantik. Awalnya ini karena kebiasaan buruk saya yaitu hobi gigitin kuku waktu saya masih kecil. Imbas dari kebiasaan buruk itu adalah bentuk kuku saya jadi bantet-bantet, walaupun udah nggak suka lagi gigitin kuku. Nah, untuk orang-orang berkuku bantet saya sarankan, mari lah berbangga hati dari pada ditutup-tutupin. Karena itu, kebiasaan saya yang tadinya gigitin kuku, sekarang jadi kebiasaan molesin kuku (pake nail polish/kuteks) dalam rangka mengekspos kuku bantet ini. Saya nemu di Yukcobain, ada tawaran untuk mereview kuteks Revlon Parfumerie Wintermint. Pertamanya, saya tertarik karena warnanya hijau--saya nggak suka kuteks yang mengandung unsur merah. Selain itu, yang bikin saya tertarik lagi adalah karena ini kuteks yang beraroma mint--bukan cuman aroma alkohol seperti kuteks biasanya--jadilah saya cobain. Dari warnanya, hijau mint dengan shimmering metalik plus gliter warna biru. Warnanya agak mirip sama The Faceshop yang hijau metalik biru (tanpa glitter), dan memberikan feel "mermaid di laut". Saya suka banget warnanya. Terutama untuk orang berkulit kusam, warna kuteks ini bisa bikin kulit keliatan cerah. Apalagi kalo dipakai sama yang kulitnya sudah cerah dari sananya. Dari aromanya, ketika saya masih memoleskan kuteks di kuku, tercium aroma mint segar sekaligus aroma alkohol. Kemudian setelah selesai dipoles dan kering, hanya tersisa aroma mint yang tidak tajam dan bikin saya bolak balik menciumi kuku saya. Namun, sayangnya aroma mint dari kuteks ini hanya bertahan seharian saja di kuku. Dari segi tekstur, untuk sekali poles di kuku masih terlalu tipis, jadi saya pakai dua lapis biar kuku bantet saya ini semakin terekspos. Tapi, keuntungan dari kuteks tipis bergliter adalah, kuteks ini bisa dijadiin topper di warna kuteks yang lain. Berhubung ini shimmery sekaligus glittery, jadi jelas akan berdampak ke tekstur kuteks yang lebih kasar dibandingin tekstur kuteks yang tidak berglitter. Setelah melapisinya 2x, saya melapisi lagi dengan top coat biar keliatan lebih rapi. Tapi bagi yang lebih suka dengan matte look, nggak pake top coat pun sudah cukup. Dari bentuk fisik, menyerupai botol parfum miniatur tapi sayangnya kurang ergonomis. Bentuk tutupnya yg bulat dan kecil ternyata nggak nyaman dipegang. Tutup botol kuteks kenapa pada umumnya dibuat agak panjang karena si pemakai kuteks butuh tumpuan yang nyaman untuk memoleskan kuteks di kuku yang hanya bagian kecil dari jari. Jadi poin untuk Revlon Parfumerie Wintermint ini berkurang karena bentuk tutup botolnya yang kurang ergonomis. Selain tutup botolnya yang kurang ergonomis, ukuran kuasnya juga agak kecil. Untuk satu lapis nggak bisa dilakukan dengan satu atau dua kali poles saja, sehingga makan waktu lebih banyak. Secara keseluruhan, kuteks Revlon Parfumerie Wintermint ini patut dicoba. Saya penasaran dan akan coba aroma dan warna lainnya. Kelebihan: Beraroma mint segar Cepat kering. Untuk lapisan pertama kurang dari 1 menit, lapisan ke-2 sekitar 2 sampai 3 menit. Warnanya lucu! Bisa bikin kulit lebih cerah. Glitter tersebar dengan baik, nggak numpuk. Botolnya juga lucu, kayak parfum miniatur. Kekurangan: Tutup botol tidak ergonomis Di hari ke 3 kuteks sudah mengelupas. Bisa diakali dengan top coat biar lebih tahan lama. Tipis dengan 1x lapis saja. Harus 2x lapis, atau bisa dijadiin pelapis untuk kuteks warna lain. Kuas terlalu kecil sehingga kurang efisien waktu pemakaiannya Ketahanan aromanya hanya sehari (tapi tetep menyenangkan)

Harga : ,-
Dapat dibeli di :
Brand : Warda

Beli di Sini

2 Review

REVIEWS

Beaute recipe Japanese Rice Facial Wash Gel

Beaute recipe Japanese Rice Facial Wash Gel

Beauty

"Beaute Recipe Japanese Rice Facial Wash Gel melembabkan kulit wajah sehingga cocok untuk kulit kering.”

Read Review
Jill Beauty Body Butter Blue Ocean Scent

Jill Beauty Body Butter Blue Ocean Scent

Beauty

"Jill Beauty Body Butter Blue Ocean Scent mudah menyerap, tidak lengket, dan membuat kulit lembut.”

Read Review
Nuface Prominent Essence facial Mask Gold Cocoon

Nuface Prominent Essence facial Mask Gold Cocoon

Beauty

"Bahan masker yang tipis dan wangi lembut membuat aku nyaman pakai Nuface Prominent Essence facial Mask Gold Cocoon.”

Read Review

ITEMS TO REVIEW

Wangsa Jelita Beauty Oil Lavender

Hot Item   •  Beauty   •  Bisa Dicoba

Wangsa Jelita Beauty Oil Lavender merupakan minyak dengan aroma levender mempunyai banyak manfaat diantara yaitu melembabkan kulit dan sebagai make up remover, mudah diserap di kulit.

Cobain

Beauty Story Sweet Lip and Cheek Sweet Pea

Hot Item   •  Beauty   •  Bisa Dicoba

Beauty Story Sweet Lip and Cheek Sweet Pea merupakan krim pewarna yang dapat digunakan sebagai pemulas pipi dan bibir menjadikan tampilan kamu lebih cantik.

Cobain

Island Secret Bali Face and Body Scrub

Hot Item   •  Beauty   •  Bisa Dicoba

Nikmati manfaat scrub kopi untuk perawatan wajah dan tubuh bersama Island Secret Bali, yang mengandung bahan-bahan alami untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan mencerahkan kulit.

Cobain
Back To Top